Gaul itu.......... Terapkan budaya Latah
By Rizki Hardi , Rabu, 23 Mei 2012 10:43:00 PM
Yap, memang aneh ya ketika seseorang dianggap gaul namun bukan karena style sendiri, melainkan meniru dari seseorang yang sedang ngetrend dan booming.
Kalau ga salah dengar, saat-saat ini, banyak teman-teman saya diluar sana yang mengagumi secara "lebay". Mau bukti???
Ga usah repot cari di internet, orang di TV aja ada kok buktinya. Naaaaah, demam korea yang sedang melanda Indonesia itu contoh kuatnya. Lho kenapa?
Kita lihat, banyak teman-teman saya yang fanatik terhadap kebudayaan suatu negara, entah itu Korea, Jepang, Taiwan, Inggris, atau Amerika Serikat. Namun mereka lupa dengan kebudayaan negerinya sendiri...
Contohnya banyak lagi kok, banyak teman-teman saya yang rela mengeluarkan uang yang sangat tidak sedikit alias banyak alias BOROS karena terlalu fanatik dengan kebudayaan Korea. Mereka pun rela merombak tubuhnya agar mencerminkan idola-idola mereka (walaupun mereka tau ga bisa seperti mereka, karena memang beda dari segi manapun, namun tetap aja nekad. Hadeeeeeuuuhh) dan ketika ada konser artis-artis Korea di Indonesia, mereka rela berdesak-desakan untuk bisa menonton konser tersebut, sampai-sampai mereka lupa dengan keselamatan diri mereka sendiri. Masih untung ga terinjak-injak, nah kalo terinjak-injak? bisa ancur tuh badan, bengkak semua. Ketika mereka sudah bertemu dengan artis Korea idola mereka, mereka menangis dan berteriak-teriak seperti orang kesurupan!!! (LEBAY)
Namun miris, ketika ada Pagelaran Kebudayaan tentang negeri sendiri, mereka seakan-akan acuh dan tidak peduli, dianggap ga gaul dan jadul. Waduh parah banget....
Ditambah lagi, banyak yang belajar kebudayaan Korea, dan "Latah" menirukannya. Contohnya: munculnya Boyband. Ceritanya mau mengadaptasi, namun kenyataannya monoton. Gerakan-gerakan Dance boyband Indonesia itu-itu aja (mungkin pendapat pembaca berbeda, silahkan berkomentar). Akibatnya, kalau saya lihat, nilai seninya ga ada, karena cuma tampang dan bisa nge-Dance doang modalnya, sedangkan suara? dibawah rata-rata kali ya, orang kalo saya dengar juga banyak yang "ngos-ngosan" pas nyanyi karena terlalu over di Dance dan ga semuanya nyanyi. Ckckckckckck......
Saya juga kadang lupa dengan kebudayaan negeri sendiri karena banyak ragamnya, saya tau beberapa kebudayaan di Indonesia yang menurut saya juga ga terlalu jelek-jelek banget kok, asalkan mau dibuat sedikit modern, mungkin bisa mendunia seperti kebudayaan Korea pada saat ini. Contohnya seperti tari Topeng dari Cirebon (kebetulan kota kelahiran saya, hehehe). Menurut saya itu keren, dan ketika ditambah sedikit unsur modern, pasti gaul.
Oh iya, saya juga heran, banyak orang luar negeri justru belajar kebudayaan kita, tapi kita sendiri??? Dimana kita? Masihkah harus "latah" setiap ada kebudayaan asing masuk ke negara kita? Pikirkan, mungkin dalam beberapa tahun kedepan, negara kita akan dicap sebagai Negara Latah dengan kebudayaan Latah dan tidak kreatif. Mau???


Posting Komentar