Impian (Dream)

By Rizki Hardi , Kamis, 29 Mei 2014 7:20:00 AM

Pagi ini, terlintas dalam pikiran saya tentang suatu impian yang dari dulu saya impikan. Sejak SMP sampai saya SMA, selalu berangan-angan menjelajahi ruang angkasa. Impian itu entah saya bisa meraihnya atau hanya sebatas angan-angan.
Saya pernah juga bermimpi menjadi seorang pilot pesawat terbang. Entahlah, dari dulu saya begitu tertarik dengan apa yang ada diatas langit sana, dan semua misteri yang masih saya ingin pecahkan, walaupun sudah banyak orang yang mengarunginya, termasuk luar angkasa itu sendiri.
Impian, sebenarnya apa arti kata itu?

***

Impian merupakan suatu keinginan kuat, suatu angan-angan yang biasanya bersumber dari hati dan pikiran yang kuat (menurut saya). Impian memanglah selalu indah didalam khayalan kita, tapi tidak semata-mata hanya khayalan saja, pasti ada yang ingin mewujudkan impian itu. Diibaratkan kita adalah seekor burung yang baru menetas dari telurnya, dan ingin bisa terbang bebas seperti burung lain. Keinginan itu sangat kuat sampai kita terdorong untuk berusaha meraihnya, itulah impian.

Semua orang punya impian mereka masing - masing.  Percaya atau tidak, banyak orang besar diluar sana yang bermimpi tinggi. Semua pasti punya, namun mungkin ada yang tidak terlalu terpaku kepada impiannya, ada yang berpikir realistis dengan apa yang mereka bisa daripada mengejar impian yang belum tentu mereka bisa meraihnya.
Ya, terkadang impian pun tidak selalu jadi kenyataan. Guru saya pernah memberi sebuah "wejangan" ketika SMA: "Raihlah impianmu setinggi apa yang bisa kau raih.". Maksudnya disini adalah, kita harus juga berpikir realistis dengan kemampuan kita sendiri, janganlah terlalu memaksakan dengan apa yang hanya kita inginkan, tapi lihat juga kemampuan kita untuk meraih itu.
Tapi disisi lain, kata-kata ini juga mengandung makna bahwa kita harus berusaha keras untuk meraih impian kita tersebut. Kita dapat meraih sesuatu yang tinggi ketika kita berusaha untuk melompat dan melompat setinggi-tingginya, tidak semata-mata kita pasrah dengan apa yang hanya kita bisa raih.
Impian itu unik, dalam pikiran kita menyimpan sebuah visual dalam bentuk bayangan (khayalan) mengenai impian kita itu. Jika berhasil, efek dari visual tersebut membuat kita lebih semangat untuk selalu terus belajar demi mengejar impian kita itu.

Saya pun masih ingin bisa mewujudkan impian saya untuk menjelajahi langit ciptaan Allah yang begitu luasnya itu. Karena impian saya sejak kecil dan remaja pun seperti itu. Banyak orang bijak bilang: "impian itu dapat menjadi kenyataan ketika kita berusaha dan berdoa semaksimal mungkin.", saya setuju dengan kata-kata itu. Setiap manusia dapat merubah nasib serta meraih impiannya dengan berusaha dan berdoa, karena Allah akan selalu melihat serta mendengar kita.

Ketika impian itu "tertunda". Mungkin Allah sedang menyiapkan yang lebih baik dari impian kita itu. Kegagalan bukanlah akhir, justru itu adalah awal untuk kita lebih berusaha lagi meraih suatu impian yang kita idam-idamkan. Dan dibalik kegagalan juga, Allah lebih tau apa yang terbaik buat kita sehingga menunda impian kita itu, supaya kita lebih siap dan lebih kuat ketika impian tersebut sedikit demi sedikit menghampiri kita.

Impian, semua orang punya dan semua orang pun ingin mewujudkannya. Tinggal bagaimana caranya kita dan seberapa kuat tekad kita untuk meraih impian itu. Hanya diri sendiri yang mampu menilai apakah kita sudah layak dan mampu untuk meraih impian kita itu dengan usaha yang sudah kita lakukan sampai saat ini. Dan hal ini pun menjadi sebuah bahan introspeksi diri saya sendiri agar kedepannya lebih baik lagi.


Rizki Hardi
Purwokerto, 29 Mei 2014
Mahasiswa yang punya impian menjelajahi langit yang luas

0 Response to "Impian (Dream)"

Posting Komentar