From Nothing to Something
By Rizki Hardi , Minggu, 05 Agustus 2012 4:52:00 AM
Kata-kata ini selalu terngiang dalam pikiran saya ketika saya masih berada di bangku SMA. Dari bukan apa-apa menjadi sesuatu, yang sangat berharga dan dapat menjadi andalan serta berpengaruh untuk kehidupan masyarakat banyak. sungguh, kita di dunia ini punya tujuan seperti itu, kalau tidak ya lebih baik ga usah hidup saja, toh kalau hanya untuk bersenang senang dan menyusahkan orang lain juga tidak ada keinginan untuk bermanfaat bagi masyarakat banyak, yaudah pergilah jauh.
Manusia sebagai makhluk sosial pada dasarnya perlu ada pikiran seperti itu. Entah itu hanya didalam pikirannya, atau sudah terealisasikan ke dalam kehidupannya. Keren! itulah kata yang dapat menggambarkan seseorang yang tadinya "nothing" kemudian berubah menjadi "something". Tokoh-tokoh dunia pun banyak yang mengalami transformasi yang begitu luar biasa tersebut.
Keinginan dan ikhtiar merupakan kunci dari transformasi tersebut. Ditambah doa sebagai support untuk melancarkan ikhtiar dan keinginan kita itu. Contohnya banyak, dari luar negeri kita bisa lihat ada Abraham Lincoln, yang dulunya hanya seorang pencari kayu, ia bisa menjadi presiden berkat kerja kerasnya dalam meraih keinginannya untuk mengabdi kepada bangsa dan negaranya. Ada lagi yaitu Albert Einstein, dia dikenal sebagai orang yang aneh, namun ternyata keanehannya bisa membawa namanya menjadi salah satu tokoh yang paling berpengaruh di dunia berkat teori relativitasnya, keren ga tuh?
Dan yang paling hebat lagi adalah salah satu tokoh yang paling mulia diantara semuanya yaitu Nabi Muhammad SAW.
Kenapa? Beliau merupakan tokoh yang paling berpengaruh dalam perkembangan zaman (menurut buku 100 tokoh paling berpengaruh di dunia). Pada masanya negeri Arab menjadi sangat berkembang, entah dari segi militernya ataupun perkembangan ekonominya. Padahal, pada awalnya dipandang sebelah mata oleh dunia, namun karena dedikasi beliau yang luar biasa, dan atas izin dari Allah swt. juga, beliau dapat membuat dunia bertekuk lutut di kakinya. Sungguh hebat dan keren menurut saya. (sumber dari mana-mana, silahkan searching di internet)
Saya sadar, saya masih belum ada apa-apanya, bahkan sangat jauh dari kata "something". Karena untuk transformasi dari "nothing" ke "something", perlu kerja keras, tekad yang kuat dan usaha yang tidak kenal lelah. Saya akui bahwa saya belum bisa seperti mereka, belum bisa berkontribusi dalam kehidupan di masyarakat. Saya pun sadar bila saya masih "nothing" dan tidak ada yang bisa disombongkan.
Dan menurut saya, para pejabat atau orang-orang yang dianggap penting di pemerintahan itu pun jauh dari kata "berkontribusi" untuk menjadi seseorang yang "something" bagi bangsa dan negara, bahkan dunia.
Namun kesombongan mereka yang seakan-akan mereka adalah orang yang hebat, sehingga bertindak seenaknya tanpa ada kontribusi nyata untuk kehidupan bermasyarakat.
Kalaupun ada yang seperti itu, yang mau berkontribusi penuh dan menjadi "something" di masyarakat luas, hanya beberapa persen saja (saya tidak berani menyebutkan pastinya, silahkan pembaca yang menilai).
Manusia sebagai makhluk sosial pada dasarnya perlu ada pikiran seperti itu. Entah itu hanya didalam pikirannya, atau sudah terealisasikan ke dalam kehidupannya. Keren! itulah kata yang dapat menggambarkan seseorang yang tadinya "nothing" kemudian berubah menjadi "something". Tokoh-tokoh dunia pun banyak yang mengalami transformasi yang begitu luar biasa tersebut.
Keinginan dan ikhtiar merupakan kunci dari transformasi tersebut. Ditambah doa sebagai support untuk melancarkan ikhtiar dan keinginan kita itu. Contohnya banyak, dari luar negeri kita bisa lihat ada Abraham Lincoln, yang dulunya hanya seorang pencari kayu, ia bisa menjadi presiden berkat kerja kerasnya dalam meraih keinginannya untuk mengabdi kepada bangsa dan negaranya. Ada lagi yaitu Albert Einstein, dia dikenal sebagai orang yang aneh, namun ternyata keanehannya bisa membawa namanya menjadi salah satu tokoh yang paling berpengaruh di dunia berkat teori relativitasnya, keren ga tuh?
Dan yang paling hebat lagi adalah salah satu tokoh yang paling mulia diantara semuanya yaitu Nabi Muhammad SAW.
Kenapa? Beliau merupakan tokoh yang paling berpengaruh dalam perkembangan zaman (menurut buku 100 tokoh paling berpengaruh di dunia). Pada masanya negeri Arab menjadi sangat berkembang, entah dari segi militernya ataupun perkembangan ekonominya. Padahal, pada awalnya dipandang sebelah mata oleh dunia, namun karena dedikasi beliau yang luar biasa, dan atas izin dari Allah swt. juga, beliau dapat membuat dunia bertekuk lutut di kakinya. Sungguh hebat dan keren menurut saya. (sumber dari mana-mana, silahkan searching di internet)
Saya sadar, saya masih belum ada apa-apanya, bahkan sangat jauh dari kata "something". Karena untuk transformasi dari "nothing" ke "something", perlu kerja keras, tekad yang kuat dan usaha yang tidak kenal lelah. Saya akui bahwa saya belum bisa seperti mereka, belum bisa berkontribusi dalam kehidupan di masyarakat. Saya pun sadar bila saya masih "nothing" dan tidak ada yang bisa disombongkan.
Dan menurut saya, para pejabat atau orang-orang yang dianggap penting di pemerintahan itu pun jauh dari kata "berkontribusi" untuk menjadi seseorang yang "something" bagi bangsa dan negara, bahkan dunia.
Namun kesombongan mereka yang seakan-akan mereka adalah orang yang hebat, sehingga bertindak seenaknya tanpa ada kontribusi nyata untuk kehidupan bermasyarakat.
Kalaupun ada yang seperti itu, yang mau berkontribusi penuh dan menjadi "something" di masyarakat luas, hanya beberapa persen saja (saya tidak berani menyebutkan pastinya, silahkan pembaca yang menilai).
"Seseorang dapat meraih impiannya apabila dia mau bekerja keras dan punya tekad kuat untuk mewujudkannya"ini merupakan kutipan dari salah satu serial kartun kesukaan saya yang tokohnya bertekad untuk transformasi dari "nothing" menjadi "something". Benar memang, tekad dan kerja keras harus ada dalam setiap langkah kita dalam meniti sebuah cita-cita dan untuk transformasi menjadi something tersebut, dan alangkah bagusnya itu diimbangi juga dengan doa kepada Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang (yang dimaksud itu Allah swt. kalau saya pribadi), niscaya kita akan bisa bertransformasi dari "Nothing" menjadi "Something".


Posting Komentar